Tak ada tubuh yang terkubur
tanpa membawa kebenaran.

CASE-FILE-2026 / RUANG B · MEJA 04

AUTO PSY .

Dead Body
Can Talk

Ketika tubuh berbicara, hanya yang berani mendengar yang tahu kebenarannya.

⚠ CLASSIFIED • CASE-FILE-2026 • DR. SUMY HASTRY PURWANTI, SP.F., DFM • COLD CHAMBER 4°C • AUTOPSY ROOM B • FORENSIC.SYS ONLINE • ⚠ CLASSIFIED • CASE-FILE-2026 • DR. SUMY HASTRY PURWANTI, SP.F., DFM • COLD CHAMBER 4°C • AUTOPSY ROOM B • FORENSIC.SYS ONLINE •
RH 38%
Turun
Mengenai Film

Sebuah Perjalanan

AUTOPSY: Dead Body Can Talk — Hastry di ruang otopsi
Official Poster 2026

AUTOPSY

Dead Body Can Talk

"Fakta sebagai pondasi, intuisi sebagai kompas."

SINOPSIS

HASTRY, seorang dokter forensik perempuan yang teliti dan tajam, tak pernah menyangka bahwa tubuh mati yang ia otopsi akan benar-benar bicara. Kasus mutilasi brutal membangunkan kepekaan batinnya — dan dari situlah tiga kasus yang mengungkap kebenaran tak pernah terungkap mulai terbuka.

Tiga kasus. Tiga kebenaran. Satu dokter forensik yang harus memilih antara mengabaikan bisikan atau menjadi suara mereka yang terkubur.

Judul

AUTOPSY: Dead Body Can Talk

Genre

Thriller Forensik, Drama, Misteri

Rilis

2026

Produksi

RAPI Films

Diinspirasi dari

Kisah nyata Dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM

Dokter forensik perempuan pertama di Asia Tenggara

Sains Intuisi Empati 3 Kasus Keadilan
Pemeran

Enam Wajah,
Satu Kisah

Setiap karakter membawa fragmen kebenaran. Klik kartu untuk membaca lebih dalam.

HASTRY
01 LEAD

HASTRY

Dokter Forensik

Teliti, tenang, tajam. Seorang single mom yang kasus-kasus berat perlahan membangunkan kepekaan batin yang nyaris supranatural. Ia bisa "mendengar" bisikan dari tubuh mati melalui luka, visi, dan firasat.

MOJO
02 PENOLONG

MOJO

Asisten Setia

Keteguhan ala prajurit, kelakar yang menyejukkan. Mojo adalah tangan kanan Hastry di ruang otopsi — selalu ada, selalu sigap, selalu bisa diandalkan di saat-saat paling gelap.

YATNA
03 PENCATAT

YATNA

Dokumenter

Gemetar tapi setia. Yatna merekam setiap momen — dari ekspresi Hastry saat otopsi, hingga bukti-bukti yang bicara lebih keras dari kesaksian.

RENDRA
04 SKEPTIS

RENDRA

Penyidik Polisi

Skeptis, menuntut bukti bukan bisikan. Rendra percaya pada data, sidik jari, dan kronologi. Tapi justru dialah yang akhirnya belajar bahwa tidak semua kebenaran datang dari laboratorium.

WARJI
05 SAGE

WARJI

Sahabat Lama

Salah satu dari tiga sahabat lama Hastry. Warji membawa jawaban yang tidak bisa dicari di laboratorium — yang hanya bisa ditemukan dari leluhur, tanah, dan waktu.

CHOII
06 SAHABAT

CHOII

Rekan Dokter

Rekan sejawat Hastry yang berdiri di garis depan profesi yang sama. Choii adalah cermin dari apa yang akan terjadi jika Hastry memilih jalur yang lebih aman.

Tiga Kasus

TIGA KASUS,
SATU POLA

SCALPEL.EXE
I
ACT I Kasus Tanpa Identitas

MUTILASI

Jasad perempuan tanpa identitas. Mutilasi brutal yang bukan sekadar pembunuhan — ada sesuatu yang lain di sana, pola yang nyaris ritual, kode yang hanya bisa dibaca oleh mata yang terlatih.

Twist

Kasus ini menguji keahlian Hastry DAN membangkitkan "kemampuan"-nya. Sejak saat itu, ia mulai bisa melihat dan merasakan apa yang tak terlihat.

Bukti Utama
xray-skull-lateralxray-skull-cervical
Case File OPEN
Korban
Perempuan tanpa identitas
Suspect
Kebenaran Menunjuk Ke
Awal mula "penglihatan" Hastry
"

Tubuh-tubuh yang ia otopsi, suatu hari akan benar-benar bicara.

II
ACT II Anak yang Tak Terdengar

DARA

Remaja perempuan, dugaan kuat dibunuh pacarnya — ALDI. Bukti-bukti dan pengakuan PAK YONO (ayah Dara) menggiring opini ke satu arah.

Twist

Saat Hastry membuka tubuh Dara, kebenaran justru mengarah ke rumah Dara sendiri — mengarah pada mereka yang paling dekat.

Bukti Utama
fingerprintpaper-aged
Case File OPEN
Korban
DARA (remaja)
Suspect
ALDI (pacar) — awalnya
Kebenaran Menunjuk Ke
Rumah Dara sendiri
"

Yang terlihat bukanlah kebenaran. Yang terdiam, seringkali paling ingin bicara.

HEART.ANATOMY
III
ACT III Ekshumasi

MOBIL BERDARAH

Ekshumasi ibu dan anak yang sudah lama dikubur. Mereka sudah di bawah tanah, tapi tubuh mereka masih menyimpan cerita. Setiap tulang, setiap rongga tengkorak, adalah saksi bisu.

Twist

Hastry membaca sisa ketakutan, kemarahan, dan PESAN TERAKHIR YANG TAK PERNAH TERSAMPAIKAN. Di sinilah ia menyatukan sains dan intuisi — kebenaran terurai, akhirnya.

Bukti Utama
xray-skull-cervicalpaper-aged
Case File OPEN
Korban
Ibu & anak (ekshumasi)
Suspect
Mereka yang seharusnya melindungi
Kebenaran Menunjuk Ke
Pesan terakhir yang terkubur
"

Intuisi bukan lawan ilmu. Intuisi adalah bagian dari alat bedah.

Inspirasi Nyata

Dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM

Dokter Forensik Perempuan Pertama di Asia Tenggara

Dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM

Foto: Portrait Resmi

Lahir

Jakarta, 23 Agustus 1970

Jabatan

Pati Polri — Brigadir Jenderal Polisi

Brigjen. Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM adalah dokter forensik yang kariernya melintasi batas-batas yang tak terbayangkan — dari ruang otopsi rumah sakit Polri hingga podium internasional.

Ia membentuk Forensik Klinik (Forklin) untuk melindungi korban kekerasan seksual perempuan dan anak — sebuah layanan yang tidak hanya menyembuhkan secara medis, tetapi juga memulihkan martabat dan suara mereka yang selama ini tidak terdengar.

Kisah dan kariernya menjadi dasar spiritual film ini. AUTOPSY: Dead Body Can Talk adalah penghormatan untuk mereka yang mendedikasikan hidup demi memastikan tak ada korban yang terkubur tanpa kebenaran.

Pencapaian

  • Dokter forensik perempuan pertama di Asia Tenggara
  • Pendiri Forensik Klinik (Forklin) — layanan khusus korban kekerasan seksual perempuan & anak
  • Aktif di kancah internasional dalam bidang forensik klinis

"Saya tidak pernah melihat mereka sebagai mayat. Saya melihat mereka sebagai manusia yang masih punya cerita yang harus disampaikan."

Film ini terinspirasi dari karier dan dedikasi beliau. Segala karakter, kasus, dan peristiwa dalam film adalah fiksi yang diciptakan untuk menghormati profesi forensik klinis.

Rekaman Otopsi
RUANG B · CASE FILE OPENED 03:42 WIB

Di Ruang B,
tidak ada yang berbohong.

Hanya tubuh yang bicara. Dan kita yang harus belajar mendengar — meski yang kita dengar tidak ingin kita dengar.

FRAGMEN 01
BISIKAN

Yang Masih Bicara

Tulang selangka yang retak menyimpan pelukan terakhir. Goresan di jari manis menyimpan cincin yang sudah lama dilepas. Setiap tubuh adalah buku yang terbuka — saya hanya belajar membaca yang tidak ingin dibaca.

FRAGMEN 02
KEHENINGAN

Yang Memilih Diam

Pisau bedah tidak berbohong. Tapi juga tidak berteriak. Luka yang saya temukan sering kali malu — luka yang menyesal, luka yang ingin dilupakan sebelum sempat diakui. Tugas saya bukan menghakimi. Tugas saya mendengar.

FRAGMEN 03
TUGAS

Yang Menunggu Jawaban

Di luar Ruang B, ada keluarga yang tidak bisa tidur. Ada nama yang disebut setiap malam. Ada tangan yang menggenggam foto dan bertanya — kenapa. Saya datang setiap pagi bukan untuk menjawab semua. Tapi untuk memastikan, setidaknya, satu suara tidak terkubur.

Mereka tidak memilih datang ke Ruang B. Mereka hanya memilih — agar kisahnya tidak ikut terkubur.

Dr. Sumy Hastry
Ruang B · Pukul 03.42
Official Trailer

Tonton Teaser Perdana

Klik untuk memutar · 2026